Jumat, 29 November 2013

MENGEVALUASI PEMAKAI SIMPANG KAMPUS UNIMA

Oleh :

ANDIKA TAWARNATE. NS
100160064


PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR
UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
FAKULTAS TEKNIK
ACEH UTARA
2013

BAB I

PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang Masalah
Simpang adalah pertemuan dua atau lebih ruas jalan, bergabung, berpotongan atau bersilangan. Simpang merupakan bagian penting dari jalan perkotaan sebab sebagian besar dari efisiensi, keamanan, kecepatan, biaya operasional dan kapasitas lalu lintas tergantung pada perancangan simpang. Setiap simpang mencakup pergerakan lalu lintas menerus dan lalu lintas yang saling memotong pada satu atau lebih dari kaki simpang dan mencakup gerakan putaran.
Simpang sangat potensial untuk menjadi titik pusat konflik lalu lintas yang saling bertemu, penyebab kemacetan akibat perubahan kapasitas serta tempat terjadinya kecelakaan. Konflik lalu lintas adalah peristiwa lalu lintas yang disertai interaksi dua atau lebih pengguna jalan, biasanya kendaraan bermotor, yang masing – masing mengambil aksi mengelak seperti mengerem atau membelok untuk menghindari tubrukan.
Ditinjau dari skala waktu penanganan, maka dapat dikatakan bahwa orientasi penanganan simpang adalah jangka pendek, yaitu dalam skala waktu 5 tahun. Dalam skala waktu yang pendek ini perubahan sistem prasarana transportasi tidak terjadi, namun pada perancangan simpang ini harus memperhatikan konstruksi tahap selanjutnya.
Jadi, orientasi simpang adalah berusaha mengantisipasi ataupun mengakomodasi perubahan orientasi ataupun pola pergerakan jangka pendek secara temporer selama perubahan prasarana belum dilaksanakan. Selain itu simpang juga dapat dilakukan untuk mengantisipasi adanya perubahan pola ataupun orientasi pergerakan sebagai konsekuensi dari suatu perubahan sistem prasarana, misalnya pembangunan jalan baru.
Simpang 3 unimal terletak di jalan medan-banda aceh simpang ini merupakan simpang yang diperhitungkan mengingat simpang 3 reulet ini merupakan akses utama menuju lingkungan kampus unimal ada beberapa aktifitas yang terjadi di kawasan simpang unimal tersebut diantaranya aktifitas jual beli, aktifitas pelayanan jasa, aktifitas kendaraan.
Ada beberapa masalah yang timbul dari kawasan tersebut yang pertama tentang perilaku pengguna kawasan dimana pedagang warung makan dan kios-kios mereka mendirikan bangunan ditempat-tempat yang sedikit mengganggu kawasan simpang 3 tersebut dan bagi tukang ojek tidak adanya tempat memarkirkan kendaraannya, selama ini mereka memarkirkan sepeda motor mereka dipinggir jalan utaman masuk ke kampus unimal situasi ini sedikit mengganggu pengguna jalan. Dan bagi bus-bus yang berhenti menaikkan dan menurunkan penumpang berhenti ditempat-tempat yang salah, kondisi ini sangat menganggu pengguna jalan dan membahayakan mahasiswa yang lalu lalang menyebrang jalan. Beberapa jaringan sendiri seperti tiang listrik dimanfaatkan beberapa orang sebagai tempat beriklan.

1.2    Rumusan Masalah
Adapun yang menjadi rumusan masalah dari identifikasi keberadaan kawasan simpang kampus Unimal antara lain;
a.    Sejauh mana aktifitas yang terjadi di simpang kampus tersebut dalam aspek fungsional;
b.    Bagaimana tingkat efisiensi penggunaan simpang kampus tersebut;
c.    Bagaimana efektifitas kegiatan yang terjadi di simpang kampus Unimal tersebut mulai dari mahasiswa, pedagang hingga tukang ojek.

1.3    Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah yang diangkat, penelitian diharapkan memperoleh gambaran tentang ;
a.    Kondisi dari efektifitas penggunaan simpang kampus unimal;
b.    Tingkat efisiensi dari simpang kampus unimal;
c.    Pemanfaatan bangunan simpang kampus unimal.

1.4    Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah ;
a.    Untuk pengembangan ilmu pngetahuan, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dan memperluas penelitian khususnya yang berkaitan dengan bidang arsitektur dan perilaku manusia;
b.    Manfaat penelitian di bidang perencanaan dan perancangan arsitektur adalah untuk memberi masukan pada penentu kebijakan, perencana dan perancang simpang khususnya yang berhubungan dengan perancangan ruang publik;
c.    Untuk bahan pertimbangan dalam merencanakan simpang jalan masuk kampus Unimal Lhokseumawe.


1.5    Batasan dan Lingkup Penelitian
1.5.1    Batasan Penelitian
Adapun yang menjadi batasan pada penelitian ini yaitu berkaitan dengan pengguna Simpang  jalan masuk kampus Unimal Lhokseumawe untuk mengoperasikan secara efisien dan efektif, yang termasuk di dalamnya maksimalisasi penggunaan Simpang tersebut.

1.5.2    Lingkup Penelitian
Adapun yang menjadi ruang lingkup penelitian ini adalah pengguna simpang (mahasiswa, pedagang, tukang ojek dll), ruang publik, dan hal-hal yang berkaitan dengan aktifitas pada kawasan simpang jalan masuk Unimal Lhokseumawe tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar